Kewajiban Penyampaian SPT PPh 21 PNS Melalui e-Filling

Pada akhir bulan Desember 2015 Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 8 Tahun 2015, yang mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara/Anggota Tentara Nasional Indonesia/Kepolisian Republik Indonesia (ASN/TNI/Polri) melaporkan SPT Tahunan Wajib Pajak Orang Pribadi ( SPT Tahunan WP OP) melalui e-Filling.

SE Nomor 8 Tahun 2015 tersebut adalah wujud dukungan pemerintah dalam hal ini Ditjen Pajak sebagai terobosan baru dalam perpajakan yang dipadukan dengan kemajuan teknologi. Maka penyampaian SPT secara manual akan ditolak oleh KPP, dan yang lebih penting penegasan poin kelima SE Kemenpan tersebut, yaitu: ASN/TNI/Polri, Bendahara Pemerintah, dan Pejabat yang tidak mentaati peraturan perundang-undangan perpajakan dapat dijatuhi hukuman sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku.

Apakah e-filling itu?

E-Filling adalah penyampaian SPT Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) melalui internet, setelah sebelumnya Wajib Pajak mendapatkan nomor e-FIN.

Nomor e-FIN sendiri dapat diperoleh dengan mengajukan permohonan ke Kantor Pelayananan Pajak terdekat atau langsung melalui website: www.pajak.go.id. Jika ingin mengajukan e-FIN lewat KPP maka nomor akan diberikan dalam jangka waktu 1 hari kerja saja, sedangkan jika online melalui internet e-FIN akan dikirimkan ke alamat Wajib Pajak dalam jangka waktu 3 hari kerja.

FORMULIR PERMOHONAN EFIN

Kesimpulan:

Maka penyampaian SPT secara manual akan ditolak oleh KPP, dan yang lebih penting penegasan poin kelima SE Kemenpan tersebut, yaitu: ASN/TNI/Polri, Bendahara Pemerintah, dan Pejabat yang tidak mentaati peraturan perundang-undangan perpajakan dapat dijatuhi hukuman sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku.

 

4 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*