Perubahan Paradigma Pengelolaan Keuangan

Persaingan dalam dunia pendidikan untuk mencapai ranking dunia memaksa setiap entitas pendidikan berlomba lomba untuk saling mengungguli satu dengan yang lain. Begitupun juga perkembangan teknologi yang memunculkan perubahan pada berbagai proses terkait keuangan yang makin efisien dan efektif berimbas pada kebutuhan implementasi teknologi yang makin meningkat untuk menunjang proses operasi di setiap entitas. Terdapat hubungan antara keunggulan dan kecepatan, siapa yang cepat akan unggul dalam persaingan saat ini.
Itulah filosofi dasar dari pembahasan perubahan paradigma pengelolaan keuangan yang disampaikan oleh Direktur Keuangan pada acara pertemuan koordinasi tim Direktorat Keuangan di Makassar tanggal 1 September 2018.

Direktur Keuangan
Untuk mencapai tujuan berupa hasil yang lebih baik dari perubahan pengelolaan keuangan tersebut, maka terdapat kebutuhan mendesak untuk dilakukan perubahan yaitu :
1. Penyusunan kebijakan akuntansi yang relevan dengan standar akuntansi yang berlaku
2. Pedoman akuntansi
3. Sistem informasi aset tetap dan persediaan
4. Sistem pengelolaan pendapatan Universitas mencakup pencatatan piutang mahasiswa
5. Pengintegrasian proses pembayaran dengan sistem terbaru melalui pemanfaatan fasilitas perbankan untuk mempercepat proses pembayaran dan pengendalian keuangan
6. Sistem pengelolaan perpajakan berbasis teknologi informasi
7. Pedoman penginputan POPA dalam rangka pengendalian tersistem.

Keseluruhan kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak terjaminnya konsistensi dan kesesuaian laporan keuangan dengan standar akuntansi yang berlaku umum. Terintegrasinya proses operasi yang saling terkait dan tidak memerlukan aktivitas tambahan atau double yang tidak bernilai tambah. Prosedur operasi (SOP) dapat disusun saling terintegrasi tidak tumpang tindih. Tersedianya data piutang mahasiswa secara real time. Cepat dan tepatnya proses pembayaran pada pihak ke tiga dengan mengedepankan pengendalian internal yg baik. Pengelolaan perpajakan yang makin tersistem dan terintegrasi dengan perencanaan dan pengembangan Universitas Airlangga. Meningkatkan efektifitas proses kerja karena melakukan tindakan yang benar sejak awal proses. Pada akhirnya dapat meningkatkan ketepatan dan kecepatan dalam pengambilan keputusan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *